Bermain musik memang bermanfaat untuk anak-anak berkebutuhan khusus. "Sangat menyenangkan," ucap Defry, anggota kelompok gamelan Sekolah Luar Biasa Wimar Asih usai tampil pada peringatan Hari Anak Nasional di Darmawangsa Square, Jakarta Selatan, Ahad (27/7).
Walau menderita keterbelakangan mental, Defry cukup piawai dan bersemangat ikut serta mengalunkan musik dari perangkat gamelan. Bagi remaja 18 tahun ini, bermain gamelan memberinya kepuasan tersendiri.
Acara di Darmawangsa Square bukan satu-satunya acara bertema anak-anak di Ibu Kota sepanjang Ahad ini. Puluhan instansi mulai dari pemadam kebakaran hingga TNI Angkatan Udara menggelar berbagai kios dan permainan di Jalan Thamrin. Puluhan ribu anak dari berbagai sekolah sekitar Jakarta termasuk anak-anak jalanan datang dan bermain.
Sementara itu lebih dari 2.000 anak hadir dalam acara Hari Anak Nasional di Taman Mini Indonesia Indah. Dalam acara ini diluncurkan sebuah deklarasi agar pemerintah terus memperhatikan kebutuhan anak-anak Indonesia mulai dari gizi hingga pendidikan.
Sumber:
http://berita.liputan6.com/sosbud/200807/162898/Gamelan.Terapi.untuk.Anak.Khusus
Friday, June 4, 2010
Latihan Tidur untuk Anak Khusus
Meskipun hampir semua anak yang khusus bisa tidur biasa, tapi itu mungkin tidak mudah untuk semua anak khusus dari pada anak yang normal.
Ada disini titik-titik bisa membantu anda berlatih anak khusus tidur secara biasa:
1) Disiapkan: Mengerti bahwa itu mungkin perlukan waktu sedikit lama menidurkan anak khusus ke tempat tidur dari pada anak biasa lain.
2) Dapat Bantuan: Tidak menjadi malu minta bantuan oleh anggota keluarga anda dan teman-teman anda. Anda akan perlu banyak kerja bagi anda dan pasti akan kesulitan di jalan ini. Anda perlu isitrahat untuk diri sekali-kali.
3) Melihat keperluan Dia: Meskipun, hampir semua latihan tidur keterlibatan teknik kognitif dan perilaku, anak penyakit down syndrome contohnya mungkin sakit dengan masalah pernapasan. Untuk banyak anak penyakit down syndrome, operasi amandel membantu masalah pernapasan.
4) Menetapkan rutin terstruktur: Menetapkan rutin terstruktur akan membantu anak anda mengerti bahwa ada waktu tetap untuk kerja biasa sehari dan tidur juga satu kegiatan dalam kegiatan-kegiatan biasa sehari-hari.
5) Ketepatan Waktu: Memastikan bahwa waktu tidur hampir sama setiap malam.
6) Merasa Terikat Dengan: Latihan tidur untuk anak khusus perlu kesungguhan. Jika anda menyerahkan setelah beberapa hari, anak anda akan mempunyai ketetapan hati tidak mau tidur waktu tepat.
Ada disini titik-titik bisa membantu anda berlatih anak khusus tidur secara biasa:
1) Disiapkan: Mengerti bahwa itu mungkin perlukan waktu sedikit lama menidurkan anak khusus ke tempat tidur dari pada anak biasa lain.
2) Dapat Bantuan: Tidak menjadi malu minta bantuan oleh anggota keluarga anda dan teman-teman anda. Anda akan perlu banyak kerja bagi anda dan pasti akan kesulitan di jalan ini. Anda perlu isitrahat untuk diri sekali-kali.
3) Melihat keperluan Dia: Meskipun, hampir semua latihan tidur keterlibatan teknik kognitif dan perilaku, anak penyakit down syndrome contohnya mungkin sakit dengan masalah pernapasan. Untuk banyak anak penyakit down syndrome, operasi amandel membantu masalah pernapasan.
4) Menetapkan rutin terstruktur: Menetapkan rutin terstruktur akan membantu anak anda mengerti bahwa ada waktu tetap untuk kerja biasa sehari dan tidur juga satu kegiatan dalam kegiatan-kegiatan biasa sehari-hari.
5) Ketepatan Waktu: Memastikan bahwa waktu tidur hampir sama setiap malam.
6) Merasa Terikat Dengan: Latihan tidur untuk anak khusus perlu kesungguhan. Jika anda menyerahkan setelah beberapa hari, anak anda akan mempunyai ketetapan hati tidak mau tidur waktu tepat.
Subscribe to:
Comments (Atom)
